PEMUDA
Karya: Meta Silvana
Siapakah gerangan yang termenung
Berwajah asa di pikul beban
Menyeru raga yang hampa
Bagai tak bernyawa
Ku lirik mesin ketik tua
Kini telah berubah
Tapi kau tak ada ubah nya
Menunduk seperti pengecut
Wahai kau pemuda
Di ujung sana
Berdiri rapuh
Seolah jiwa di grogoti rayap
Wahai kau pemuda
Berwajah tanpa dosa
Menangis tak ubah nya
Bagai orang putus cinta
Wahai para pemuda
Pemuda pemudi
Di seluruh jagad alam raya
Jangan lah kau berpangku tangan
Saksi bumi pertiwi
Membakar ikrar janji
Meniti harapan
Kan datang nya kebebasan
Nan jauh penantian
Demi pengorbanan
Akan kekayaan bangsa
Alam Indonesia
Mata air, jiwa kami
Berlumur darah
Para pejuang terdahulu
Jangan lah kau ratapi
Dengan rasa tak peduli
Seolah tak mengenal budi
Bahsa kami jung jung tinggi
Karya: Meta Silvana
Siapakah gerangan yang termenung
Berwajah asa di pikul beban
Menyeru raga yang hampa
Bagai tak bernyawa
Ku lirik mesin ketik tua
Kini telah berubah
Tapi kau tak ada ubah nya
Menunduk seperti pengecut
Wahai kau pemuda
Di ujung sana
Berdiri rapuh
Seolah jiwa di grogoti rayap
Wahai kau pemuda
Berwajah tanpa dosa
Menangis tak ubah nya
Bagai orang putus cinta
Wahai para pemuda
Pemuda pemudi
Di seluruh jagad alam raya
Jangan lah kau berpangku tangan
Saksi bumi pertiwi
Membakar ikrar janji
Meniti harapan
Kan datang nya kebebasan
Nan jauh penantian
Demi pengorbanan
Akan kekayaan bangsa
Alam Indonesia
Mata air, jiwa kami
Berlumur darah
Para pejuang terdahulu
Jangan lah kau ratapi
Dengan rasa tak peduli
Seolah tak mengenal budi
Bahsa kami jung jung tinggi
Comments
Post a Comment