Pengakuan
Karya: Meta Silvana


Matahari telah menuju peristirahatan
Malam yang penuh keangkuhhan
Bulan dengan dingin nya berlalu
 malam yang datang silih berganti
Akan Ku buat pengakuan

Mata yang lapar mencari jawaban
Mulut yang membisu
Jiwa yang terbelenggu oleh ketakutan
Dari banyak nya alasan
Ku buat pengakuan
Ini bukan tentang penyesalan apalagi  percintaan

Aku sudah datang sejauh ini
Apa aku harus mati rasa?
Tidak! Pada akhir nya
Kau adalah orang yang menyiksa diri mu
Sendiri...



Jika kau marah dan mengutuk Ku
Karena pengakuan Ku
Ketahuilah! Aku memiliki inti yang lebih besar
Yang tersisa di hati ku

Aku mencoba menahan nafas ku
Menutup  hidung dan mulut ku
Bahkan jika  jantung ku
Berdetak seperti orang gila
Aku tidak dapat merasakan diri ku hidup

Ini bukan masalah pengakuan
Mungkin ini harga atas dosa ku
Berapa banyak  harga yang harus ku bayar dan hapus
 agar bisa tidur nyenyak

Tidak!
Bisakah aku membayar nya?
Bahkan jika aku berteriak
Menanyakan sebuah jawaban
Akhirnya aku merasa hari ini
Sama seperti kemarin



Matahari sudah terbit
Dan aku tidak dapat tidur
Mata ku masih telanjang liar
Memandang sudut kamar
Berharap akan kedamaian
Dan ampuna tuhan
Sepanjang malam terjaga
Seperti setiap detik jarum jam

Comments

Popular posts from this blog

Kebebasan

Lompatan Tinggi